Jumat, 15 Mei 2015

7 Cara Membuat Hiren's BootCD menggunakan Flashdisk

19.27 Under From Unknown
[7 Comment]

Cara Membuat Hiren's BootCD menggunakan Flashdisk 

Assalamualaikum sobat blogger.. akhirnya bisa posting juga disela-sela kesibukan menjalani Prakerin.
Di postingan kali ini saya akan share tentang Cara Membuat Hiren's BootCD menggunakan Flashdisk.

Cara membuat hiren lewat flashdisk ini sangat direkomendasikan jika komputer sobat tidak ada dvd room nya apalagi jika sobat menggunakan netbook yang pasti tidak ada dvdroom nya
Banyak kegunaan dari Hiren's BootCD ini, salah satunya adalah sebagai tools untuk membackup OS yang kita pakai. Disini saya hanya membagikan cara membuatnya saja. Oke tak perlu banya bicara langsung saja ke TKP !!!
Untuk membuat hiren lewat flashdisk terlebih dahulu sobat siapkan alat dan bahannya seperti di bawah ini

  1. Siapkan flasdisk 1 giga atau lebih
  2. USB Disk Storage Format sobat bisa download filenya USB Disk Storage Format USBFormat.zip (34KB)
  3. grub4dos nya download di  Grub 4 Dos grub4dos.zip (179KB)
  4. Download Hiren's BootCD
Setelah sobat download 3 file di atas untuk pertama kalinya sobat buka file USB Disk Storage FormatMasukan flashdisk sobat backup dulu isi flashdisk jika ada file yang penting kemudian lakukan setingan 3 langkat sesuai pada gambar sobat bisa gunakan fat ataupun ntfs kemudian klik start akan muncul pesan windows klik OK aja.

 
Selanjutnya sobat buka file grub4dos ekstrak bila perlu tidak juga tidak masalah kemudian klik 2 kali pada file grubinst_gui.exe kemudian ikuti seperti gambar di bawah ini 
  1. Klik pada disk kemudian pilih dimana flashdisk sobat
  2. klik refresh
  3. Pilih pada whole disk (MBR)
  4. klik instal
Kemudian akan muncul tampilan dos kemudian pencet enter saja

Sampai disini flashdisk sobat sudah siap untuk boot sekarang tinggal ekstrak file yang km download di awal tadi Hiren's.BootCD.10.5 setelah selesai ekstrak copykan semua file yang sobat ekstrak tadi ke flashdisk sobat tunggu proses copy selesai.

Langkah terakhir buka folder HBCD kemudian copykan file gldr, menu.lst dan menu-custom.lst. Sehingga file yang ada di dalam flashdisk kamu seperti gambar di bawah ini
untuk mengecek apakah proses sobat sudah berhasil, restart komputer sobat , lalu masuk ke bios dan atur supaya booting melalui flasdisk yang tadi sudah di isikan Hiren's BootCD.
jika muncul tampilan seperti di bawah  ini berarti sobat sudah berhasil mebuat USb Boot Hiren's di flasdisk..


oke sobat blogger, itu saja yang bisa saya share hari ini. semoga bisa berguna bagi sobat semua.
Mohon maaf bila ada kekeliruan. Salam blogger Indonesia :D

Read More »

Senin, 04 Mei 2015

2 kode warna

01.00 Under From Unknown
[2 Comment]
Color Name
Hexa Code
RGB

Decimal Code
RGB
Reds
IndianRed#CD5C5C2059292
LightCoral#F08080240128128
Salmon#FA8072250128114
DarkSalmon#E9967A233150122
LightSalmon#FFA07A255160122
Crimson#DC143C2202060
Red#FF000025500
FireBrick#B222221783434
DarkRed#8B000013900
Pinks
Pink#FFC0CB255192203
LightPink#FFB6C1255182193
HotPink#FF69B4255105180
DeepPink#FF149325520147
MediumVioletRed#C7158519921133
PaleVioletRed#DB7093219112147
Oranges
LightSalmon#FFA07A255160122
Coral#FF7F5025512780
Tomato#FF63472559971
OrangeRed#FF4500255690
DarkOrange#FF8C002551400
Orange#FFA5002551650
Yellows
Gold#FFD7002552150
Yellow#FFFF002552550
LightYellow#FFFFE0255255224
LemonChiffon#FFFACD255250205
LightGoldenrodYellow#FAFAD2250250210
PapayaWhip#FFEFD5255239213
Moccasin#FFE4B5255228181
PeachPuff#FFDAB9255218185
PaleGoldenrod#EEE8AA238232170
Khaki#F0E68C240230140
DarkKhaki#BDB76B189183107
Purples
Lavender#E6E6FA230230250
Thistle#D8BFD8216191216
Plum#DDA0DD221160221
Violet#EE82EE238130238
Orchid#DA70D6218112214
Fuchsia#FF00FF2550255
Magenta#FF00FF2550255
MediumOrchid#BA55D318685211
MediumPurple#9370DB147112219
Amethyst#9966CC153102204
BlueViolet#8A2BE213843226
DarkViolet#9400D31480211
DarkOrchid#9932CC15350204
DarkMagenta#8B008B1390139
Purple#8000801280128
Indigo#4B0082750130
SlateBlue#6A5ACD10690205
DarkSlateBlue#483D8B7261139
MediumSlateBlue#7B68EE123104238
Greens
GreenYellow#ADFF2F17325547
Chartreuse#7FFF001272550
LawnGreen#7CFC001242520
Lime#00FF0002550
LimeGreen#32CD325020550
PaleGreen#98FB98152251152
LightGreen#90EE90144238144
MediumSpringGreen#00FA9A0250154
SpringGreen#00FF7F0255127
MediumSeaGreen#3CB37160179113
SeaGreen#2E8B574613987
ForestGreen#228B223413934
Green#00800001280
DarkGreen#00640001000
YellowGreen#9ACD3215420550
OliveDrab#6B8E2310714235
Olive#8080001281280
DarkOliveGreen#556B2F8510747
MediumAquamarine#66CDAA102205170
DarkSeaGreen#8FBC8F143188143
LightSeaGreen#20B2AA32178170
DarkCyan#008B8B0139139
Teal#0080800128128
Blues/Cyans
Aqua#00FFFF0255255
Cyan#00FFFF0255255
LightCyan#E0FFFF224255255
PaleTurquoise#AFEEEE175238238
Aquamarine#7FFFD4127255212
Turquoise#40E0D064224208
MediumTurquoise#48D1CC72209204
DarkTurquoise#00CED10206209
CadetBlue#5F9EA095158160
SteelBlue#4682B470130180
LightSteelBlue#B0C4DE176196222
PowderBlue#B0E0E6176224230
LightBlue#ADD8E6173216230
SkyBlue#87CEEB135206235
LightSkyBlue#87CEFA135206250
DeepSkyBlue#00BFFF0191255
DodgerBlue#1E90FF30144255
CornflowerBlue#6495ED100149237
MediumSlateBlue#7B68EE123104238
RoyalBlue#4169E165105225
Blue#0000FF00255
MediumBlue#0000CD00205
DarkBlue#00008B00139
Navy#00008000128
MidnightBlue#1919702525112
Browns
Cornsilk#FFF8DC255248220
BlanchedAlmond#FFEBCD255235205
Bisque#FFE4C4255228196
NavajoWhite#FFDEAD255222173
Wheat#F5DEB3245222179
BurlyWood#DEB887222184135
Tan#D2B48C210180140
RosyBrown#BC8F8F188143143
SandyBrown#F4A46024416496
Goldenrod#DAA52021816532
DarkGoldenrod#B8860B18413411
Peru#CD853F20513363
Chocolate#D2691E21010530
SaddleBrown#8B45131396919
Sienna#A0522D1608245
Brown#A52A2A1654242
Maroon#80000012800
Whites
White#FFFFFF255255255
Snow#FFFAFA255250250
Honeydew#F0FFF0240255240
MintCream#F5FFFA245255250
Azure#F0FFFF240255255
AliceBlue#F0F8FF240248255
GhostWhite#F8F8FF248248255
WhiteSmoke#F5F5F5245245245
Seashell#FFF5EE255245238
Beige#F5F5DC245245220
OldLace#FDF5E6253245230
FloralWhite#FFFAF0255250240
Ivory#FFFFF0255255240
AntiqueWhite#FAEBD7250235215
Linen#FAF0E6250240230
LavenderBlush#FFF0F5255240245
MistyRoseFFE4E1255228225
Greys
Gainsboro#DCDCDC220220220
LightGrey#D3D3D3211211211
Silver#C0C0C0192192192
DarkGray#A9A9A9169169169
Gray#808080128128128
DimGray#696969105105105
LightSlateGray#778899119136153
SlateGray#708090112128144
DarkSlateGray#2F4F4F477979
Black#00000000
Read More »

Jumat, 24 April 2015

0 makalah monumer karbohidrat

00.57 Under From Unknown
[0 Comment]
silahkan unduh filenya di sini
Read More »

Selasa, 21 April 2015

0 Kartini : Habis Gelap Terbitlah Terang

20.43 Under From Unknown
[0 Comment]
 Siapa yang tidak mengenal Raden Ajeng(R.A.) Kartini? Hampir seluruh anak negeri mengenalnya, mengahafal lagu yang diciptakan khusus untuknya, lalu menyanyikannya pada setiap tanggal 21 April yang kita dedikasikan sebagai Hari Kartini. Terutama untuk kaum perempuan di Indonesia, sosok R.A. Kartini adalah sosok wanita Indonesia simbol emansipasi yang memperjuangkan persamaan hak dan derajat kaum hawa terhadap kaum adam. Dalam balutan suasana feodal bangsawan Jawa awal abad ke-20 yang cenderung menomor-duakan peranan wanita, Kartini muncul dengan berbagai pemikiran cerdas dan brilian yang terlihat dalam setiap tulisan dalam surat-suratnya. Bayangkan, ketika pada akhir abad ke-19 sebagian besar masyarakat Indonesia masih dalam keadaan buta huruf, muncullah seorang wanita bernama Kartini yang begitu piawai dalam merangkai pemikirannya dalam kata-kata. Pemikirannya tentang peranan perempuan dalam keluarga dan masyarakat, kegelisahannya tentang agama, dan sikapnya yang emoh terhadap budaya feodal tergambar jelas pada setiap tulisan Kartini dalam surat-suratnya.



Surat-surat Kartini untuk pertama kali diterbitkan pada tahun 1911 di Semarang, Surabaya, dan Den Haag atas prakarsa Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda, Mr. Jacques Henry Abendanon. Surat-surat itu diterbitkan dengan judul “Door Duisternis tot Licht: Gedachten Over en Voor Het Javaansche Volk van Raden Ajeng Kartini” oleh penerbit G.C.T. van Dorp & Co. Buku Kartini yang pertama ini tidak hanya memuat surat-surat Kartini yang diterima oleh keluarga Abendanon saja, tetapi ada juga beberapa surat yang ditujukan untuk sahabat sang penulis. Secara keseluruhan Door Duisternis tot Licht yang berarti “Dari Kegelapan Menuju Cahaya”hanya memuat 100 surat saja dan 53 surat diantaranya adalah surat Kartini yang ditujukan untuk keluarga Abendanon.

Karena menggunakan bahasa Belanda, maka surat-surat itu hanya dibaca oleh kalangan terbatas saja, yaitu kalangan priyayi dan bangsa Belanda. Meskipun demikian pencetakan pertama itu dapat dikatakan berhasil, karena dalam waktu dua tahun buku itu dicetak dua kali sejumlah 8000 eksemplar! Dari keuntungan penjualan buku tersebut dibentuklah organisasi Kartinifonds di Den Hag, yang bertujuan untuk mendirikan sekolah atau membantu pendidikan kaum perempuan sebagaimana dicita-citakan Kartini. Maka pada tahun 1913 di Semarang didirikanlah sekolah Kartini yang pertama, dan menyusul kemudian pendirian beberapa sekolah serupa di beberapa tempat di Jawa yang terus dibina oleh perhimpunan Sekolah Kartini (Kartini Schoolvereniging).

Pada tahun 1922Door Duisternis Tot Licht untuk pertama kali diterbitkan dalam bahasa Melayu oleh Commissie voor de Volkslectuur (kemudian menjadi Balai Pustaka) dibawah pimpinan Dr. D.A. Rinkes, dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang: Boeah Pikiran. Terjemahan surat-surat Kartini itu dilakukan oleh Baginda Abdoellah Dahlan, bekas pembantu dosen bahasa Melayu pada Universitas Leiden dan Baginda Zaenoedin Rasad, bekas guru Prins Hendrik School, Jatinegara. Pada penerbitan selanjutnya, penterjemahan itu juga dibantu oleh Soetan Moehammad Zain, bekas anggota Volksraad dan pembantu dosen bahasa Melayu pada Universitas Leiden, serta Baginda Djamaloedin Rasad, redaktur Sumatra Bergerak di Bukittinggi.

Pada cetakan kedua (1939), keempat penterjemah itu mencantumkan gabungan nama “Empat Saudara”. Baru kemudian pada cetakan ketiga (1951) nama Empat Saudara sebagai penterjemah telah digantikan oleh Armijn Pane, salah seorang sastrawan pelopor Pujangga Baru. Terbitan surat-surat Kartini yang diterjemahkan oleh Armijn Pane itu tidak lagi menggunakan bahasa melayu, tetapi sudah menggunakan bahasa Indonesia. Dicetak dalam format lebih tipis dari cetakan sebelumnya dan ada beberapa perubahan di dalamnya. Armijn Pane menyatakan bahwa buku terjemahannya dicetak tidak terlalu tebal, sehingga harganya dapat dijangkau oleh masyarakat pembaca. Dengan cara itu Armin berharap pemikiran dan cita-cita Kartini menjadi semakin dapat diakses oleh masyarakat luas.

Habis Gelap Terbitlah Terang versi Armijn Pane ini tidaklah sama dengan buku terbitan sebelumnya. Selain ditambahi dengan Kata Pembimbing yang memberikan arahan kepada pembaca tentang sosok Kartini dan latar belakang kehidupannya, terbitan ketiga itu adalah hasil terjemahan kembali dari bahasa Belanda yang sama sekali lain dari terjemahan sebelumnya. Armijn Pane menyajikan surat-surat Kartini dalam format berbeda dengan buku-buku sebelumnya. Ia membagi kumpulan surat-surat tersebut ke dalam lima bab pembahasan. Pembagian tersebut ia lakukan untuk menunjukkan adanya tahapan atau perubahan sikap dan pemikiran Kartini selama berkorespondensi.





Dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang versi Armijn Pane itu hanya terdapat 87 surat Kartini di dalamnya. Armijn menyatakan tidak dimuatnya keseluruhan surat yang ada dalam buku acuan Door Duisternis Tot Licht, karena adanya kemiripan pada beberapa surat yang dituliskan oleh Kartini kepada beberapa orang yang berbeda. Alasan lainnya adalah untuk menjaga jalan cerita agar menjadi seperti roman. Menurut Armijn Pane, surat-surat Kartini itu dapat dibaca sebagai roman kehidupan seorang perempuan. Oleh karena itu Armijn Pane tidak hanya menyusun surat-surat Kartini itu secara kronologis, tapi juga menambahkan pembagian bab dengan berbagai ilustrasi gambar yang semakin memperjelas jalannya cerita dalam sebuah roman. Armijn Pane membagi surat-surat Kartini dalam lima bab atau tema yaitu: Dirundung cita-cita, Dihambar kasih sayang; Batu alangan hampir terguling banyak berubah dalam rohani; Batu besar penghalang jalan telah terguling, Telah berobah di jiwa kami; Lama dirindukan, dapat dilepaskan; Di samping laki-laki, Di situ makbul cita-cita.

Dalam surat-suratnya itu Kartini menuliskan isi hati dan buah pemikirannya dengan gaya bahasa yang bebas, kadang teramat lugas hingga terkesan menantang, meski tetap dalam aturan kesopanan. Keseimbangan antara kekuatan rasio dan moral inilah yang menjadi ciri khas dari tulisan-tulisan Kartini. Meskipun demikian, terkadang ia juga menuliskan kesedihan dan air matanya, serta pasang-surut semangatnya dalam menempuh perjuangan hidup, terutama dalam mewujudkan cita-citanya untuk belajar ke negeri Belanda dan gagasan emansipasi-nya pada saat itu.

Membaca Habis Gelap Terbitlah Terang berarti membaca kegelisahan seorang Kartini yang ditakdirkan sebagai single-fighter yang jauh dari gegap gempita dunia pujian dalam perjuangan. Ia akhirnya mati muda, hanya selang empat setelah melahirkan anak pertamanya pada tahun 1904, usianya baru 25 tahun. Memang ada beberapa kritik yang menyatakan bahwa Habis Gelap Terbitlah Terang versi Armijin Pane yang dicetak berulang kali (pada 1978 dilakukan pencetakan ke-8) itu banyak mengandung kelemahan, karena tidak seotentik surat-surat yang dibukukan dalam versi bahasa Belanda pada tahun 1911 atau versi bahasa Melayu pada 1922.

Namun demikian, dengan membaca sajian Armijn Pane yang bernuansa roman itu, akan menjadi jelas buat para pembaca bahwa pemikiran Kartini adalah pemikiran yang sangat maju pada masanya, terutama untuk ukuran seorang wanita.Pemikiran Kartini tentang emansipasi perempuan yang tercetus pada awal abad ke 20 itu masih terasa relevan hingga saat ini. Setidaknya ada dua warisan Kartini yang masih bisa menjadi teladan generasi bangsa saat ini. Pertama, budaya menulis yang dilakukan Kartini mengajarkan pentingnya untuk mendokumentasikan pemikiran kita dalam tulisan agar dapat dinikmati dan terus bermanfaat untuk generasi yang akan datang. Melalui tulisanlah dengan mudah pemikiran seseorang dapat tersebar dan sampai kepada pengetahuan masyarakat luas. Dan tulisan dalam surat-surat yang antara lain dibukukan dalam Habis Gelap Terbitlah Terang itu adalah kekuatan seorang R.A. Kartini.

Kedua, pendidikan telah menjadi pilihan perjuangan Kartini. Karena ia yakin bahwa hanya melalui pendidikan, suatu bangsa dapat terbebas dari kebodohan, merdeka dari penindasan, dan mengangkat derajatnya agar duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Demikian pula dengan kaum wanita, pendidikan juga dapat mengantarkan mereka untuk memperoleh emansipasi dalam kehidupan mereka, duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan kaum pria.

Karena dua warisan yang berharga itulah R. A. Kartini menjadi inspirasi bagi semua bangsa, tidak hanya bangsa Indonesia. Bangsa Belanda pun mengakui dan mengagumi buah pikiran dan cita-cita Kartini yang terekam dalam surat-suratnya. Pada Mei 1964 pemerintah Indonesia menetapkan R.A. Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional. Di Belanda, Kartini diaku sebagai pejuang emansipasi di Hindia-Belanda dulu sampai sekarang. Pemerintah Den Haag pada tahun 2007 secara spesial menyediakan trophy Kartini untuk perorangan atau organisasi di Den Haag yang berjuang dalam bidang emansipasi ala Kartini dulu. Pada tahun 2007 itu trophy Kartini itu diberikan kepada wanita Maroko bernama Rahma El Hamdaoui yang berjuang membela emansipasi di sebuah kampung bernama Schilderswijk di Den Haag.

================

R.A. Kartini dilahirkan pada 21 April 1879 di Mayong, Jepara. Ayahnya adalah bupati Jepara, R.M. Adipati Ario Sosroningrat, salah satu bupati di Jawa yang pandai menulis dan berbicara dalam bahasa Belanda. Bupati ini pula yang berpikiran terbuka dan mendidik putra-putrinya dengan pendidikan barat. Dalam latar keluarga birokrat itu, R.A. Kartini dapat mengenyam pendidikan sekolah Belanda di Jepara dan kemudian mendorong gadis muda itu untuk dapat memperoleh pendidikan yang lebih tinggi lagi, di tengah-tengah ketatnya aturan budaya feodal Jawa yang membatasi kiprah kaum hawa.

================

Tulisan ini pernah dimuat dalam Buku-Buku Yang Mengubah Dunia, Andrew Taylor, Penerbit Erlangga (2011)

Read More »

Jumat, 17 April 2015

4 cara instalasi scanner

00.11 Under From Unknown
[4 Comment]

hai sobat.
kali ini saya akan berbagi tugas saya waktu kelas X, iya itu cara instalasi scanner
ok lah sob tanpa basa basi lagi, silahkan unduh filenya di sini
Read More »